Terdapat tiga jenis format bentuk resume, yaitu yang disusun berdasarkan pengalaman, mengacu pada keterampilan (skills), dan kombinasi keduanya. Krusial bagi setiap pelamar kerja untuk memilih format yang sesuai dalam menampilkan potensi terbesar profil diri kamu. Ini cara menentukan dan menyusun format yang paling kuat dari CV kamu.

Salah satu kesalahan yang membuat waktu terbuang paling banyak bagi setiap pelamar kerja adalah mencari inspirasi format CV yang paling impresif di pandang mata di Pinterest, Google dan Canva. Mari kita luruskan, tujuannya bukanlah untuk terlihat keren di mata perekrut, melainkan objektif yang harus dicapai oleh format susunan CVmu adalah

Dasar Pemformatan

Sebelum kita membahas format penyusunan, pastikan terlebih dahulu CV milikmu sudah memenuhi kriteria dasar untuk keterbacaan dan kelengkapan informasi. Format dasar disini mencakup ukuran, jarak, komposisi, dan pola.

JARAK

UKURAN

POLA

KOMPOSISI

JENIS EKSTENSI BERKAS (FILE)

Tiga Jenis Format Penyusunan CV Utama

Perlu kamu ketahui, bahwa tidak ada format yang terbaik. Kondisi latar belakang karirmu saat ini menentukan mana format yang paling cocok. Tiga format penyusunan utama tersebut, yaitu:

Masing-masing format memiliki struktur penyusunan konten secara berbeda.

Format Kronologis Terkini

Ciri dari format ini adalah bagian pengalaman yang diutamakan, dan diurutkan secara berurutan dari yang terkini.

Format ini cocok untuk:

Jenis penyusunan secara kronologis terkini adalah yang paling populer, sebab ia:

Struktur Penulisan

Dalam format ini, umumnya bagian-bagian profil disusun sebagai berikut:

  1. Informasi kontak di header
  2. Ringkasan resume/CV
  3. Pengalaman kerja
  4. Pendidikan
  5. Keterampilan
  6. dan bagian tambahan lain

Cara Menulis Bagian Penting Pengalaman Kerja

  1. Dimulai dari pengalaman terkini
  2. Lalu berurutan pengalaman berikutnya setelahnya
  3. Di setiap entri pengalaman, sertakan: posisi + nama perusahaan + masa kerja
  4. Untuk bagian isi dari tiap pengalaman, cantumkan maksimal 5 poin (bullet points)
  5. Jangan hanya fokus pada tugas atau tanggung jawab kerja, jelaskan pencapaian dan kontribusimu bagi tujuan bersama tim
  6. Jika ditulis dalam bahasa Inggris, gunakan kata “tindakan” dari pada keterangan, seperti: “Supervised” dibanding “Responsible for supervising”
  7. Gunakan angka, atau kuantifikasikan pencaian tiap poin pengalaman kerja, kapanpun memungkinkan
  8. Tambahkan sub-bagian “capaian terpenting”, cukup 1 saja di tiap pengalaman
  9. Pastikan kamu menyesuaikan ipengalaman kerja dan capaian dalam resume sesuai dengan deskripsi lowongan pekerjaan

Kelebihan dan Kekurangan

KELEBIHAN

KEKURANGAN

Format Keterampilan

Ciri dari format ini adalah menempatkan bagian keterampilan lebih dulu dan utama dari pengalaman kerja. Karena tujuan yang ingin dicapai umumnya adalah untuk transisi karir di posisi tingkat pertama (entry-level). Lewat penulisan seperti ini, maka akan menekankan pada keterampilan/kemampuan yang kamu kuasai, dan mengurangi tekanan dari minim atau absesnya pengalaman kerja formal pendukung.

Format ini cocok untuk:

Terkecuali kamu termasuk dalam kelompok di atas, sebaiknya jangan digunakan sebab perekrut cenderung tidak menyukainya. Karena dari sudut pandang perekrut, pengalaman adalah yang paling penting: berarti peran kamu sebelumnya, tingkat tanggung jawab paling besar yang kamu raih, dan peningkatan karir kamu — sesuatu yang mayoritas kelompok di atas belum miliki di titik mereka ingin melamar pekerjaan tertentu.

Struktur Penulisan

Dua perbedaan dengan jenis format kronologis terkini, di format keterampilan, maka tentu saja bagian keterampilan di taruh lebih awal disertai dengan ringkasan apa saja keahlian kamu.

Lalu karena belum ada pengalaman kerja yang mendukung, bagian ringkasan resume disesuaikan dengan menuliskan objektif karir baru yang ingin dituju.

  1. Informasi kontak di header
  2. Objektif resume
  3. Ringkasan keterampilan
  4. Keterampilan tambahan
  5. Pengalaman kerja
  6. Pendidikan
  7. dan bagian tambahan lain

Cara Menulis Bagian Penting Keterampilan

  1. Pada objektif resume, jelaskan motivasi untuk mengejar karir tersebut dan diskusikan keterampilan-keterampilan yang terkait dan mendukung tujuan tersebut.
  2. Tambahkan tautan ke portofolio karya, agar perekrut yang perlu diyakinkan dapat melihat karyamu langsung
  3. Di bagian ringkasan keterampilan, pilih 4 hingga 5 keahlian yang paling pentiing dan relevan saja dengan pekerjaan
  4. Berikan contoh kapan dan bagaimana kamu mengaplikasikannya di portofolio dan proyek yang kamu sudah jalanii
  5. Sebutkan alat perangkat lunak (software), hingga metode yang kamu kuasai (misal: human-centered design)
  6. Kuantifikasikan level penguasaan alat dan metode kamu bila memungkinkan
  7. Penulisan dalam bentuk daftar poin-poin atau paragraf deskriptif sama-sama baik.

Kelebihan dan Kekurangan

KELEBIHAN

KEKURANGAN

Format Kombinasi

Ciri dari format ini adalah menjabarkan gabungan bagian keterampilan dan pengalaman kerja secara berimbang. Dimulai dengan daftar keterampilan, yang masing-masing skill dijelaskan mendalam dan dibuktikan lewat poin-poin pencapaian dari pengalaman kerja.

Format ini cocok untuk:

Objektif dari format ini adalah menunjukkan kapasitas yang mumpuni baik di bagian manajemen tim dan strategis serta pengetahuan teknis. Bentuk susunan format ini menggabungkan aspek terbaik dari kedua jenis format resume sebelumnya.

Struktur Penulisan

Struktur format kombinasi menyerupai format keterampilan. Namun, bagian objektif dihilangkan agar langsung ke dua poin bagian utama: ringkasan keterampilan dan riwayat pekerjaan. Pada struktur kombinasi, ringkasan keterampilan dijabarkan dengan diisi capaian dari tiap-tiap pengalaman kerja untuk memvalidasi tingkat penguasaan keahlian.

Berikut susunannya:

  1. Informasi kontak di header
  2. Ringkasan keterampilan
  3. Keterampilan tambahan
  4. Pengalaman kerja
  5. Pendidikan
  6. dan bagian tambahan lain

Cara Menulis Bagian Penting Keterampilan dan Pengalaman Kerja

Sebelum memulai, tanyakan pada diri kamu tentang apa saja aspek teknis yang perlu kamu buktikan? lalu aspek manajemen apa yang juga perlu kamu tunjukkan penguasaannya? seberapa jauh pengalaman yang ingin kamu cantumkan? Lalu tulis sebagai berikut.

  1. Mulai dengan tuliskan keterampilan yang paling relevan dari posisi yang ingin dicapai
  2. Di bawah setiap skills, tambahkan poin-poin berisi pencapain profesional yang relevan sebagai pembuktian
  3. Fokus pada capaian yang dapat diukur dan dikuantifikasi
  4. Jabarkan rincian lingkup tanggup jawab kerja dan dampak yang kamu berhasil berikan pada bagian pengalaman kerja, juga dengan baris-baris poin.

Kelebihan dan Kekurangan

KELEBIHAN

KEKURANGAN

Kesimpulan Perbedaan Format

KriteriaKronologi TerkiniKeterampilanKombinasi
Fokus UtamaPengalaman kerjaKeterampilanKeterampilan dan pengalaman kerja
Bagian PengalamanPaling atas; relevanPaling bawah; tidak terlalu relevan dengan formatDi tengah; relevan mendukung keterampilan
Bagian KeterampilanDi tengah; relevan menunjang pengalaman kerjaPaling atas; relevanPaling atas; relevan
Keunggulan UtamaMudah dibaca, familiar bagi perekrutMengalihkan kelemahan dari pengalaman kerja dengan menonjolkan keterampilanMenekankan dan menunjukkan penguasaan keterampilan di level strategis dan teknis
Kekurangan FormatTerlalu umum, perlu dimodifikasiMenimbulkan praduga bahwa kamu menyembunyikan sesuatuHanya cocok untuk kandidat dengan pengalaman yang kaya
Cocok BagiNyaris untuk setiap kalanganPekerjaan kreatif, transisi domain pekerjaan, dan kandidat yang tidak ingin terlalu melewati ekspektasiKandidat yang ingin berganti jalur karir, atau profesional berpengalaman
Tidak Ideal BagiKandidat yang ingin berganti karir, dan kamu yang memiliki kekosongan pada riwayat pekerjaanLulusan baru, profesional berpengalaman, kandidat yang ingin berganti karir, dan pelamar posisi entriPelamar posisi entri (entry-level) dan lulusan baru
Perbandingan antar Masing-Masing Format

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *