Saat melamar kerja kamu tentu harus mempersiapkan dokumen yang diperlukan termasuk CV atau Curriculum vitae atau resume. CV yang kamu miliki biasanya akan di-submit pada website lowongan kerja jika kamu mencarinya secara daring. Meski begitu terkadang setelah memasukkan atau mensubmit CV pada berbagai lowongan terkadang kamu tidak kunjung mendapatkan panggilan. Hal ini bisa saja terjadi kalau kamu tidak memperhatikan format CV yang benar dan lolos pengecekan ATS. Lantas, apa itu ATS dan bagaimana cara membuat ATS Friendly CV yang dapat membantu mendapatkan pekerjaan yang kamu incar? 

Di banyak perusahaan besar, dengan banyaknya jumlah pelamar, maka digunakan sistem ATS untuk mengefisiensikan proses penyaringan kandidat. Untuk itu, kamu perlu ATS friendly CV

Definisi ATS 

Mungkin kamu pernah mendengar istilah ATS terutama jika kamu melamar pekerjaan lewat situs daring. ATS (Applicant Tracking System) adalah suatu sistem atau software yang digunakan suatu perusahaan atau website lowongan kerja untuk mengumpulkan resume dan menyeleksinya sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Berdasarkan sebuah studi yang dimuat dalam laman Jobscan pada tahun 2018, disebutkan bahwa 99% dari perusahaan Fortune Amerika Serikat menggunakan ATS untuk menyeleksi resume aplikan. Dengan demikian, kamu bisa mengetahui bahwa sebagian besar perusahaan dan website lowongan kerja menerapkan software ini untuk membantu mendapatkan pekerja yang tepat di bidang tersebut. Saat kamu mengirimkan CV atau resume secara online maka CV atau resume tersebut tidak akan langsung dibaca oleh manajer atau HRD perusahaan tersebut melainkan oleh ATS. Dibaca atau tidaknya resume atau CV-mu tergantung pada kesesuaiannya dengan algoritma yang diterapkan ATS tersebut.

Cara Kerja ATS 

Hampir sebagian besar perusahaan menggunakan ATS sebagai alat untuk membantu merekrut pekerjanya. Selain survey yang dimuat dalam Jobscan, survey lainnya yang dilakukan oleh Kelly OCG menyebutkan bahwa 66% perusahaan besar dan 35% perusahaan kecil mengandalkan software ATS dalam proses perekrutan. Ada banyak jenis ATS yang kini digunakan seperti Taleo, Brassring, SmartRecruiters dan lainnya. Jika kamu melamar pekerjaan ke perusahaan besar atau secara online maka bisa dipastikan kamu akan menghadapi ATS terlebih dahulu. ATS bekerja dengan cara mengumpulkan dan menyimpan resume yang telah dikirimkan oleh pelamar ke dalam sebuah database. Selanjutnya, ATS bisa melakukan sortir resume yang sesuai dan membuat perbandingan satu resume dengan resume lainnya serta membuat ranking sesuai dengan ketepatan skill dengan kriteria yang dibutuhkan. Dengan kata lain, ATS adalah gerbang utama yang harus kamu lewati saat akan melamar pekerjaan secara online. Jika CV atau resume yang kamu buat memuat keyword dan sesuai dengan kategori yang diperlukan dalam lowongan pekerjaan tertentu maka kamu memiliki kesempatan lebih besar untuk lolos. Itulah mengapa sangatlah penting untuk menyusun ATS friendly CV kalau kamu ingin lolos dan mendapatkan panggilan kerja maupun wawancara. 

AI yang membuat ATS makin cerdas

Tahukah kamu? Salah satu alasan kamu tidak menerima panggilan interview kerja setelah submit CV atau resume berkali-kali adalah karena ATS. Menurut laman Forbes, 75% CV yang masuk ke website perusahaan atau lowongan kerja akan ditolak oleh sistem karena tidak terbaca. Oleh sebab itu, memastikan CV atau resume-mu dapat terbaca oleh ATS adalah hal yang perlu kamu perhatikan. Kecanggihan ATS dalam menyimpan dan menyeleksi pelamar juga semakin meningkat karena adanya AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan. AI ATS memastikan kata kunci yang disebutkan dalam lowongan kerja disebut berulang kali dalam resume kamu. AI dapat membuat pekerjaan menyortir kandidat menjadi lebih mudah dan tanpa perlu campur tangan manusia terlebih dahulu, terkadang AI bisa menyempurnakan kerja ATS dan memahami setiap resume yang dikirim bahkan tanpa memuat banyak keyword.  Selain membantu memfilter resume, kecerdasan buatan seperti sebuah sistem yang dinamai AMY juga digunakan untuk merespon email lamaran pekerjaan yang dikirimkan oleh aplikan dan membuat jadwal interview apabila pelamar kerja tersebut lolos seleksi. Intinya, dengan adanya AI maka ATS bisa berfungsi secara lebih efisien dan tidak memakan banyak waktu untuk memfilter kandidat yang sesuai dengan lowongan pekerjaan terkait. AI membuat ATS semakin cerdas dalam mengenali aplikasi lamaran dan membuatnya mampu merespon setiap email yang masuk dan telah sesuai dengan kategori yang diperlukan

Panduan menyusun CV yang terbaca ATS

Jika kamu ingin resume atau CV yang kamu miliki bisa lolos, maka kamu harus membuat ATS CV atau ATS friendly CV.  ATS friendly CV atau CV yang ramah ATS akan membantumu lolos seleksi dan memperbesar kesempatan CV-mu dibaca oleh manajer atau HRD perusahaan tersebut. Kalau kamu bingung bagaimana harus menyusun ATS friendly CV, kamu bisa ikuti beberapa tips atau panduannya berikut ini!

  1. Buat CV dengan seksama dan pastikan sesuai dengan skill yang disebutkan dalam kriteria pekerjaan tersebut, pastikan kamu hanya menuliskan CV yang relevan.
  2. Gunakan keyword CV atau resume yang sesuai dengan kriteria pekerjaan yang diincar agar bisa mengoptimalkan fungsi pencarian ATS dan mendapatkan ranking algoritma yang lebih tinggi.
  3. Gunakan keyword yang disingkat sekaligus kepanjangannya misalnya “Master of Business Administration (MBA” atau Search Engine Optimization (SEO)” untuk memperbesar kemungkinan terjaring ATS.
  4. Sebaiknya hindari penggunaan kolom atau tabel karena dapat menyebabkan error pada sistem pencarian ATS, hindari juga penggunaan gambar atau foto karena biasanya tidak akan terbaca oleh sistem.
  5. Gunakan font atau jenis huruf tradisional yang biasa digunakan pada ATS seperti Garamond, Georgia, atau Helvetica.
  6. Jangan gunakan header atau footer karena tidak akan terbaca oleh sistem sebagaimana yang disebutkan dalam laman Talent Inc.
  7. Gunakan headline bagian resume atau CV yang sesuai standar dan jangan coba menjadi kreatif misalnya “Pengalaman kerja” daripada “Dimana saya pernah bekerja”
  8. Jika memungkinkan simpan dokumen CV atau resume-mu dengan format word seperti .doc atau .docx
  9. Jangan mengakali sistem dengan memasukkan keyword yang sesuai dengan kriteria secara berlebih, mungkin hal ini bisa meningkatkan skor mu tetapi kamu justru bisa di blacklist oleh perusahaan jika menemukan kecurangan tersebut.
  10. Hindari penggunaan desain template yang berlebihan, gunakan desain sederhana atau plain text document agar lebih mudah terbaca oleh sistem.
  11. Cek terlebih dahulu di situs yang menyediakan fitur scan ATS baik gratis maupun berbayar 

Itulah beberapa tips dan panduan membuat ATS friendly CV yang bisa kamu ikuti dan terapkan saat membuat CV untuk suatu lamaran pekerjaan yang dikirimkan secara online, Sebelum mengirimkan CV atau resume pada sebuah website perusahaan atau website yang menyediakan lamaran pekerjaan, ada baiknya kamu mengecek terlebih dahulu apakah CV yang telah kamu buat telah sesuai dan bisa lulus seleksi ATS. Bisa jadi selama ini kamu tidak pernah mendapatkan panggilan interview atau wawancara karena CV atau resume yang kamu kirimkan tidak lolos seleksi ATS. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *